Advertise

KAMERA LUBANG JARUM

Written By By Nandar on Jumat, 02 Juli 2010 | 04.10

Curhat dulu sebelum posting =D

Dulu hingga sekarang saya punya hoby mengambil gambar yaa yang banyak orang menginstilahkan photografer ( tapi sya tidak mau sebut diriku photgrafer karena belum lihai dibidang itu ) tapi kendalanya untuk mendapatkan gambar profeesional mau tidak mau kita haruskan memilki kamera DSLR minimal minjam =). yaa mau di apa aku hanya bisa berkarya dengan adanya. karna saya tak memiliki kantong tebal untuk membeli kamera DSLR. tapi di karenakan, ada teman saya memberikan informasi tentang adanya KAMERA LUBANG JARUM. saya cukup senang karena kita bisa membuat nya sendiri dan bisa menghasilkan gambar yang memiliki nilai seni yang sangat MAHAL..
ahh akhirnya ada harapan untuk meneruskan hoby ku... =), sudah bosan ambil gambar pake HP. =D

Langsung saja CAk. saya posting tutorialnya. yang saya dapatkan dari Om Google =)

MEMBUAT KAMERA LUBANG JARUM :

Bahan yang dibubutuhkan :


1 buah Kaleng Bekas yang bertutup

1 botol Cat Semprot Hitam Flat

1 buah Jarum Dinding

1 buah Jarum Jahit Tangan


Langkah membuatnya :





1. Cat bagian dalam kaleng dan bagian dalam tutup kaleng hingga merata,





2. kemudian tutupnya




3. Lubangi dinding kaleng dengan Jarum Dinding, diameter lubang berkisar antara 0,3-0,5 mm




4. Cat bagian luar kaleng hingga merata. (untuk memperindah tampilan Kamera)





5. Tutup Kembali lubang tersebut dengan isolasi atau stiker yang tidak tembus cahaya. (untuk mencegah cahaya masuk sebelum pengambilan gambar dilakukan)






Catatan :



1.Sebagai media perekam cahaya, kita bisa memakai film atau kertas foto. Kertas foto lebih banyak dipilih karena lebih mudah dipegang dan mudah untuk memasangnya di safelight. Sedangkan jika menggunakan film, harus dipasang pada ruang yang gelap total. Yang perlu diperhatikan, kertas foto kurang sensitif terhadap cahaya jika dibandingkan dengan film.

2.Pasang kertas foto yang akan kita gunakan, dengan cara menempelkannya pada dinding dalam kamera pada arah yang berlawanan dengan lubang jarum. Emulsinya harus terletak berhadapan dengan lubang jarum (sisi yang mengandung emulsi biasanya terasa agak lengket bila dipegang)

3. Semakin besar lubang, dan semakin lama bukaan lubang: maka citra menjadi semakin terang, tapi detilnya semakin kabur.

4. Semakin kecil lubang, dan semakin singkat bukaan lubang: maka citra menjadi semakin gelap, tapi detilnya semakin tajam.

5. beli developper dan fixer buat nyucinya.

Contoh Hasil :





sumber : http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=3194211004

KALAU INI PAKE ROL

0 komentar: